Apa Single Origin Itu?
Jika kita berbicara tentang dunia kopi, atau wilayah penanaman kopi, maka ruang lingkupnya akan luas sekali. Ada cukup banyak Negara di dunia ini yang menghasilkan kopi sehingga jika ditanya “itu kopi apa?” dan hanya dijawab “kopi arabica” tentunya tidak akan relevan lagi di jaman ini.
Setiap negara penghasil kopi, berikut regionalnya, tentu memiliki teknik menanam kopi bersama varietas favoritnya masing-masing. Jika di Indonesia varietas yang umum adalah Linie S, Typica atau Sigarar utang, maka di Afrika bisa saja Bourbon, di Amerika Latin adalah Caturra, dan sebagainya. Single origin di sini “berfungsi” untuk menyempitkan asal dan varietal kopi-kopi yang ragamnya luar biasa banyak itu untuk membuatnya spesifik, khas, dan partikular. Dengan kata lain, single origin dalam hal ini berbicara tentang area, wilayah atau daerah khusus yang digunakan sebagai tempat menanam kopi itu. Kopi Gayo (Atu Lintang), Sidikalang, Jawa Barat (Andung Sari) , Flores (Manggarai), atau Papua (Wamena) adalah beberapa contohnya.
Selain area, single origin juga bisa berasal dari satu pertanian khusus atau daerah yang berada di sekitar areal pertanian kopi tersebut. Misalnya, kopi Costa Rica single origin . Kopi ini berasal dar
i satu perkebunan besar Las Lajas yang dimiliki oleh keluarga The Chacón Solano. Umumnya, meski tidak selalu, kopi-kopi dari Amerika Latin kebanyakan berasal dari satu pertanian besar yang dimiliki turun-temurun oleh keluarga.
Di luar itu, single origin pun bisa juga berasal atau mengacu kepada koperasi dimana kopi itu dikumpulkan dan diolah. Misalnya, Negara-negara Afrika seperti Ethiopia dan Kenya yang kebanyakan para petaninya bekerja di pertanian kecil. Sepanjang kopi-kopi itu diproses dan diolah dalam washing station atau pusat pengolahan kopi yang sama, maka itu juga bisa berarti single origin.

Comments
Post a Comment