Arabika Kopi Yang Terkenal Dengan Asam serta Aroma Yang nikmat
Pada mulanya, kopi arabika berasal dari wilayah Ethiopia dan dibawa oleh pedagang Arab ke Yaman. Kala itu, orang-orang Arab mempopulerkan penyeduhan ekstrak biji kopi arabika dengan air panas yang bertujuan untuk menghasilkan minuman menyegarkan
Kenapa namanya disebut Arabika? Menurut sebuah sumber, kopi ini dinamakan Arabika karena pada abad ke-7, biji kopi ini dibawa sebuah daerah dataran rendah di Arab. Umumnya jenis kopi ini tumbuh pada ketinggian sekitar 3.000-7.000 kaki di atas permukaan laut.
kopi arabika berupa kekentalan (body) yang ringan dan tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan kopi yang lainya, kopi arabika juga memiliki profil aroma yang sangat unik, di antaranya ada yang memiliki aroma khas menyerupai lemon (lemony), aroma menyerupai madu (honeyed) dan bahkan aroma khas menyerupai cokelat (chocolaty). Aroma yang khas pada hasil seduhan memang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk cita rasa kopi Arabika yang dihasilkan.
Arabika akan sangat cocok bagi Anda yang suka meminum kopi dengan kadar kafein yang lebih rendah. Pasalnya, kandungan kafein pada kopi jenis ini memang tidak sebanyak kopi robusta. Pada kopi arabika, kandungan kafein berkisar antara 0,8% hingga 1,5% dari berat totalnya. Sedangkan untuk kopi robusta, jumlah kandungan kafein berada pada 1,8% hingga 4% dari berat totalnya.

Comments
Post a Comment