Alasan Mengapa Starbucks Tetap Laku Walaupun Harganya Mahal!
Di awal 1971, toko pertama mereka dibuka dengan fokus utama berjualan biji kopi. Inspirasi mereka bermula dari seorang entrepreneur terkemuka bernama Alfred Peet yang tenar akibat tokonya yang menjual biji kopi arabica yang diimpor langsung ke Amerika Serikat pada sekitar tahun 1950.
Saat ini, toko dari ketiga pemuda tersebut bahkan jauh menandingi dari milik Alfred. Mereka mengubah fokus penjualan dari bisnis biji kopi menjadi kopi seduh yang telah mempunyai total 27.399 cabang di seluruh dunia. Toko kopi terkenal itu adalah Starbucks.
Di Indonesia, harga sebuah kopi Starbucks bertaksir antara 30-60 ribu rupiah. Untuk ukuran sebuah kopi, harga itu memang terbilang sangat mahal. Namun siapa sangka jika Starbucks tetap mampu bertahan di tanah air. Bahkan hingga saat ini ratusan cabang juga sudah ada saat ini, jumlah itu mungkin bisa bertambah.
Kualitas Produk
Starbucks selalu menempatkan posisi mereka sebagai sebuah brand premium yang mengandalkan kualitas dari cita rasa kopi yang unik. Akan tetapi, mereka tidak hanya menawarkan produk dalam bentuk kopi saja namun juga fasilitas tempat yang nyaman.
Starbucks ternyata sangat peduli dengan kenyamanan pelanggan mereka. Untuk itu, mereka membuat sebuah toko kopi secara mewah dengan standar kualitas tertentu. Dengan begitu, pelanggan selalu meninggalkan kesan baik ketika menutup pintu untuk keluar dari toko.
Pemasaran
Bagaimana cara Starbucks mendapatkan pelanggan yang loyal? Caranya adalah dengan membuat promo tertentu. Jika kamu familiar, Starbucks pernah membuat promo potongan harga untuk pelanggan yang memiliki gelar mereka. Itu adalah dari sekian banyak contoh yang pernah mereka lakukan.
Itulah Kenapa Starbucks Sukses Dengan Menjual Harga Kopi yang lumayan mahal selain Memberikan Diskon, kualitas, Mereka juga Memberikan Pelayanan dan Fasilitas Yang berkualitas.

.jpeg)
Comments
Post a Comment