Skip to main content

Hal-Hal Yang harus Dipersiapkan Untuk membuat Espresso

Hal-Hal Penting dalam Espresso


Espresso Bukan hanya sekedar Kopi Hitam Pekat biasa tetapi harus Teliti dalam Memilih serta dalam Pembuatannya agar Menciptakan Rasa Yang nikmat.

 · Air. Espresso, bagaimana pun, akan terasa nikmat jika air yang digunakan juga baik. Bukan hal baru lagi bahwa air merupakan salah satu elemen penting dalam proses meracik kopi. Air yang mengandung endapan, ‘kerak’ dan mineral-mineral tak baik akan merusak espresso dan bahkan alat yang digunakan itu sendiri. Karenanya, sangat penting untuk memelajari kualitas air yang akan digunakan. Ada banyak water test kits yang kini dijual di toko-toko hardware. Dan sekiranya itu masih belum lengkap, 

· Gilingan. Sebelum diproses, biji kopi perlu digiling terlebih dahulu. Untuk membuat espresso, dibutuhkan level gilingan yang lebih halus dibandingkan dengan metode seduhan kebanyakan, misalnya gilingan filtered coffee. Sebagai contoh sederhana, level kehalusan untuk bubuk espresso bisa dibandingkan dengan garam dapur dan bisa dikenali jika bubuknya sedikit bergumpal—menunjukkan bahwa level kehalusannya cukup maksimal.

· Takaran. Untuk espresso double shot, biasanya standar yang digunakan adalah 18-21 gram bubuk kopi. Semakin banyak bubuk kopi yang ditambahkan, maka espresso yang dihasilkan pun semakin kuat baik body dan intensitasnya.

· Tamping. Memadatkan bubuk kopi dengan tamper akan membatasi aliran air yang merambat masuk ke dalam bubuk kopi itu. Dan pada akhirnya akan “memaksa” bubuk kopi dan air terekstrasi lebih padat. Di sinilah fungsi tamping itu memegang peranannya. Proses tamping yang cukup kuat dan merata akan sangat penting dalam menghasilkan ekstraksi yang merata pula.

· Suhu. Air bersuhu 90°-96°C umumnya dianggap ideal untuk menyiapkan kopi. Di beberapa mesin kopi, kita bisa menentukan dan mengendalikan sendiri pengaturan suhu ini. Nah sistem inilah yang sering disebut dengan PID controller. Jika mesin espresso yang kamu miliki memiliki fitur ini, maka kamu bisa bereksperimen sebebasnya dengan berbagai rentang suhu yang disukai. Suhu yang lebih rendah umumnya akan menghasilkan lebih banyak brightness dan taste yang lebih ringansementara suhu yang lebih tinggi akan membuat karakternya lebih roasty dan intens.

· Hasil akhir. Pada proses coffee brewing, ada dua faktor yang cukup esensial yaitu coffee input dan water input. Namun untuk urusan membuat espresso, maka dua elemen yang cukup esensial adalah coffee input dan beverage input. Untuk mengukurnya, coba buat 2 oz espresso—kira-kira cukuplah untuk 1 shot glass ukuran besar. Lalu timbang espresso tadi, jika beratnya sekitar 30 gram maka itu bisa dianggap hasil akhir yang ideal.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Cappucino, Piccolo, dan Flatwhite. Berbeda Tetapi sama

  Cappucino, Piccolo, Atau Flatwhite? Sering menjadi perdebatan antara Penikmat kopi. Ke 3 Jenis Minuman Campuran Antara Susu dan espresso ini Hampir sama yang membedakannya hanyalah Takaran Susu , dan ketebalan dari Foam Susu yang di Steam . Ayo kita Bahas Ke 3 Jenis Dari Minuman espresso ini! Apasih Perbedaannya? 1.       Cappucino Cappucino bisa dibilang salah satu Menu Kopi yang paling Populer didunia.  Cappucino terdiri dari 1 Shot Espresso dan Fresh Milk yang Disteam sehingga mengeluarkan Foam susu. Rasio antara susu dan espressonya tergantung pada CafĂ© dan cangkir yang dipakai, biasanya gelas yang digunakan berukuran 150-200ml , Selain itu Barista juga akan membuat Latte Art pada secangkir gelas Cappucino anda yang dapat membuat hari anda bagus. 2.      Piccolo Piccolo adalah minuman espresso dan susu yang sering disajikan dengan ukuran gelas yang kecil . Piccolo terdiri dari 1 Shot esspreso dengan Foam milk...