Tips Untuk membeli Biji Kopi
1. Tentukan dulu mau jenis kopi arabika, robusta atau kopi blend (campuran)
Pada dasarnya, jenis kopi yang dijual di pasaran offline maupun online itu ada 3 macam : arabika, robusta, dan blend (campuran arabika dan robusta). Untuk mengetahui lebih jelas tentang perbedaan dari masing-masing jenis kopi tersebut, kamu bisa membaca artikel tentang perbedaan kopi arabika dan robusta.
Jika kamu suka kopi dengan karakter lembut tapi punya beragam rasa, maka kamu bisa membeli kopi arabika. Apalagi sekarang sudah banyak metode penyeduhan kopi secara manual yang bisa kamu gunakan untuk mengekplorasi rasa yang ada pada kopi arabika.
Tapi jika kamu suka kopi yang pahit, dan ingin lebih bertenaga saat berolahraga misalnya, maka membeli kopi robusta merupakan pilihan yang tepat
Dan jika kamu ingin kopi yang kaya rasa namun sedikit pekat dan sedikit lebih banyak mengandung kafein, maka kamu bisa mencoba untuk membeli kopi blend.
2. Tentukan dulu mau beli kopi dalam bentuk biji atau bubuk
Jika kamu mempunyai gilingan kopi dirumah, lebih baik kamu membeli kopi dalam bentuk biji. Karena kamu bisa melihat apakah kopi yang kamu beli tersebut baik atau tidak dari fisiknya. Tentu melihat secara fisik lebih mudah daripada hanya sekedar mencium aromanya saja.
Biasanya ada beberapa ciri biji yang tidak baik untuk dibeli:
a. Biji cacat. Bentuk biji terlihat tidak sempurna. Ada lubang di permukaan biji kopi yang disebabkan oleh hama.
b. Terdapat biji kopi yang warnanya berbeda.
Namun apabila kamu tidak mempunyai gilingan kopi dirumah, kamu bisa membeli kopi dalam bentuk bubuk. Jika sudah dalam bentuk bubuk, kamu bisa mengetahui kopi tersebut baik atau tidak melalui aroma kopi tersebut. Apakah aromanya masih segar atau sudah terkontaminasi oleh aroma plastik dan aroma lainnya.
3. Mengetahui Tanggal Roasting Kopi
Sebelum membeli kopi, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dulu kapan tanggal kopi tersebut digoreng atau di roasting. Ini penting untuk mengetahui tingkat kesegaran kopi tersebut.
Semakin baru tanggal kopi tersebut di roasting, maka kesegaran kopi akan semakin baik. Karena kopi juga mempunyai waktu atau masa tenggang dalam hal kesegarannya, biasanya kurang lebih 45 hari. Setelah lewat 45 hari, kopi sudah tidak dalam keadaan segar lagi.
Bukan berarti setelah kopi tidak dalam keadaan segar, kopi tidak bisa dikonsumsi. Kopi tetap bisa dikonsumsi namun kualitas rasa dari kopi tersebut sudah berkurang.
Biasanya tanggal roasting kopi ini dicantumkan di kemasan kopi yang akan kamu beli. Jika kamu tidak menemukan tanggal roasting kopinya, kamu bisa langsung menanyakannya ke penjual kopi tersebut.
4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Kamu
Jika kamu sudah terbiasa menyeduh kopi sendiri dirumah, tentu kamu sudah punya kebiasaan ataupun sudah tahu berapa kebutuhan kopi yang biasa kamu butuhkan setiap bulannya.
Comments
Post a Comment